Ketua sagoe bersama team sagoe Uleekareng
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Sunday, February 24, 2013
Kerupuk berhadiah Salib produk Luar Aceh
BANDA ACEH - Kerupuk yang berhadiah salib yang ditemukan oleh murid MIN Ulee Kareng, Banda Aceh, dua hari lalu, bukan produk lokal. Untuk menghindari kejadian serupa, penjual kerupuk tersebut diminta tak lagi menjual produk itu. Selain itu, guru juga diminta mengawasi jajajan anak di sekolah.
Seperti diberitakan sebelumnya, murid MIN Ulee Kareng, Hidayatullah, menemukan kalung berlambang salib di dalam jajanan yang ia beli di kantin sekolah. Hal ini menimbulkan berbagai macam dugaan negatif mengenai adanya misi pendangkalan akidah Aceh, khususnya pada anak-anak.
Kasie Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Banda Aceh, Drs Abd Syukur MAg, mengatakan masalah itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Penjualnya juga tak bisa disalahkan, karena dia juga tidak tahu kerupuk itu berisi hadiah salib. Namun untuk mencegah terjadi lagi, kami telah meminta mereka untuk tidak lagi menjual jajanan itu,” katanya kepada Serambi, Kamis (21/2).
Menurutnya, ini kali pertama ia mendapatkan laporan kejadian seperti itu. Beruntung diketahui dan segera diselesaikan. Hal seperti ini tentunya menjadi peringatan bagi kita semua.
“Para orang tua harus lebih memerhatikan jajanan anaknya, tidak hanya dari segi kesehatan tapi juga hal-hal yang dapat merusak akidah,” ujarnya.
Read more: http://news.atjehcyber.net/2013/02/kerupuk-berhadiah-salib-produk-luar-aceh.html#ixzz2LospbJjl
Tuesday, January 22, 2013
Geulayang Tunang Semarakkan HUT Kota Banda Aceh
Banda Aceh, (Analisa). Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-807 Kota Banda Aceh, Pemerintah Kota (Pemko) setempat menyelenggarakan festival geulayang tunang atau lomba layang-layang di persawahan Pango Deah Kecamatan Ulee Kareng, Sabtu (23/6). Olahraga tradisional tersebut diikuti 61 peserta, baik dari Banda Aceh maupun Aceh Besar.
Asisten I Walikota Banda Aceh, Tarmizi Yahya mengatakan, pegelaran geulayang tunang ini merupakan salah satu upaya untuk menarik minat pariwisata. Permainan masyarakat Aceh ini biasanya diadakan setiap selesai musim panen di sawah.
Pemko Banda Aceh Bantu Operasional TPA dan Balee Pengajian
BANDA ACEH - Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh, menyerahkan bantuan berupa uang untuk operasional 313 Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Balee Pengajian dalam kota Banda Aceh di kantor DSI, Jalan Soekerno Hatta, Mibo Banda Aceh, Rabu 5 Desember 2012.
Kepribadian dalam Pendidikan Karakter
“Banyak orang tahu apa yang baik, berbicara mengenai kebaikan namun melakukan yang sebaliknya”
Ketika kita dilahirkan melalui Ibunda Kita, Allah sebagai Dzat yang Maha Agung menitipkan sebuah “personality” atau kepribadian. Secara umum kepribadian ada 4 macam. Ada banyak teori yang menggunakan istilah yang berbeda bahkan ada yang menggunakan warna, tetapi polanya tetap sama. Secara umum kepribadian ada 4, yaitu : 1. Koleris : tipe ini bercirikan pribadi yang suka kemandirian, tegas, berapi-api, suka tantangan, bos atas dirinya sendiri. 2. Sanguinis : tipe ini bercirikan suka dengan hal praktis, happy dan ceria selalu, suka kejutan, suka sekali dengan kegiatan social dan bersenang-senang. 3.
Pemuda Deli Tua Masuk Islam
BANDA ACEH - Salah seorang pemuda Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara bernama Zul Asdar Putra Samura (35) akhirnya memeluk agama Islam. Acara pensyahadatan dilaksanakan secara sederhana di rumah pamannya, Ansyari di Jl Meunasah Tuha, Gg Sejahtera, Ie Masen Ulee Kareng, Banda Aceh, Kamis (10/1).
Tgk Alimin dari Pesantren Miftahul Sa’adah Hamzah al-Fansury MS, Ujung Pancu, Ulee Lheue, Banda Aceh memimpin pensyahadatan yang dimulai pukul 10.38 WIB. Sebelumnya, Zul diselendangi kain putin sebelum mengucapkan dua kalimah syahadat.
Begitu Tgk Alimin menjabat tangan Zul sambil mengucapkan dua kalimah syahadat, Zul harus mengulangi sampai tiga kali dan para hadirin bersama tgk gampong Ie Masen Ulee Kareng mengucapkan ‘Alhamdulillah’ pertanda Zul sudah masuk Islam dari agama sebelumnya, Kristen, termasuk calon istrinya, Linda Warni (29) asal Sawang, Aceh Selatan.
Linda yang terus memperhatikan calon suaminya tampak berlinangan air mata, begitu Zul Asdar berganti nama menjadi Jamil Ahmad Fadhil. Tidak beberapa lama kemudian, Zul harus disunat yang dilakukan dr Abdul Wahab dengan waktu hanya 10 menit, dari pukul 11.15 sampai 11.25 WIB dan dia kembali bergabung bersama para tamu.
Linda, lulusan FKM Universitas Sumatera Utara (USU) strata-2 yang kini bekerja di RSUD Yulidin Away, Tapaktuan, Aceh Selatan mengungkapkan dirinya telah menjalin hubungan dengan Zul yang juga lulusan S2 FKM USU selama 5,5 tahun sampai Januari 2013 ini. Saat ini, Zul Asdar, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Medistra di Lubuk Pakam, Sumut.
Sementara, Kepala Desa Ie Masen Ulee Kareng, Jamaluddin menyatakan senang dengan bertambahnya warga Muslim di Aceh. Dia berharap, Jamil harus terus mempelajari agama Islam, khususnya shalat, membaca Quran dan lainnya.
Sedangkan yang menjadi saksi Zul menjadi muallaf, termasuk Camat Ulee Kareng, H Aulia R Dahlan SSos, selain warga dan kerabat keluarga Ansyari, guru SDN 25 dan istrinya Jamilah, guru SDLB Banda Aceh. Ibunda Linda Warni dan kerabatnya jugar hadir untuk menyambut lembaran baru kehidupan Jamil Ahmad Fadhil itu.(muh)
Editor : hasyim
Subscribe to:
Posts (Atom)

Amiruddin+us(_)++-%CC%B6%CC%B6%E2%80%A2-%CC%B6%CC%B6%E2%80%A2%CC%B8%CF%9E%E2%80%A2%CC%B8+%E2%80%A2%CC%B8%CF%9E%E2%80%A2%CC%B8-%CC%B6%CC%B6%E2%80%A2-%CC%B6.jpg)










