Sunday, January 20, 2013

Malam Minggu di Jembatan Pango Raya


PULUHAN lelaki berkumpul membentuk kelompok-kelompok kecil di kedua sisi jembatan. Ada yang berdiri, berjalan atau duduk bersimpuh pada aspal. Sebagian juga terlihat duduk bersila di atas sepeda motor yang diparkir di sisi jembatan. Sebagian lagi asyik menatap jauh ke sungai. Ada kelakar canda diikuti tawa terdengar disana. Mereka larut dalam dingin malam itu, Sabtu, 13 Oktober 2012.

Ini adalah suasana malam minggu di atas jembatan Pango Raya,  sebuah jembatan yang terletak  di jalan lintas Gampong Pango Raya, Banda Aceh menuju Gampong Tanjung, Aceh Besar. Letaknya berbatasan langsung di gerbang masuk Kota Banda Aceh

Di bawah remang lampu jalan, pengunjung tampak asyik bercengkrama. Keramaian tak hanya terpusat di atas jembatan, puluhan orang juga terlihat duduk menikmati malam di pinggir jalan di sepanjang kaki jembatan. Selain muda-mudi, ada juga kaum ibu dan bapak di sana. “Saya dari Batoh,” ujar Iskandar yang datang bersama istrinya. Ia mengaku hanya kebetulan melintas dan singgah sebentar di sana, "Suasananya menarik," kata dia.

Sejak diresmikan Februari 2012 lalu, jembatan tersebut semakin banyak dikunjungi warga, khususnya malam dan sore hari. Tak heran bila kemudian beberapa pedagang memanfaatkan kondisi itu untuk menjajakan makanan ringan. Mereka kerap datang dengan becak atau motor.

Seorang pengunjung lain, Afkar, mengatakan sengaja datang bersama beberapa temannya untuk menikmati suasana malam di atas jembatan, "Senang aja sekali-kali kemari daripada mutar-mutar di kota," kata remaja itu.

Hafsah, warga yang membuka kios di dekat jembatan mengatakan suasana ramai lebih terasa di sore dan malam hari, “Malam minggu ramai, kalau malam lain gak ramai,” ujar wanita itu.[]

sumber : http://atjehpost.com/read/2012/10/14/24095/60/60/Malam-Minggu-di-Jembatan-Pango-Raya

0 comments:

Post a Comment