BANDA ACEH - Komponen pemuda dan tokoh masyarakat Desa Lambhuk Kecamatan Uleekareng, secara terbuka memprotes keberadaan klub sepakbola Gracias Lambhuk, yang namanya tercantum dalam peserta kompetisi antraklub Persiraja, Divisi II.
Dalam daftar yang dikeluarkan melalui media massa itu, Gracias Lambhuk terdaftar di Grup B bersama Posindo FC, Himadirga Unsyiah, Flamboyant dan Pango Raya FC. “Kami myatakan di sini bahwa warga kami tak tahu menahu dengan keberadaan klub Gracias Lambhuk. Karena di Lambhuk hanya ada klub sepakbola PS Lambhuk yang kini ikut Kompetisi Divisi I Persiraja,” ujar M Khalid Sulaiman, Ketua Pemuda Lambhuk yang didampingi Fakhrizal, Ketua PS Lambhuk, kemarin.
Menurut M Khalid yang juga dibenarkan oleh Taufik M Dehan (Tuha Peut Lambhuk), tidak ada satu pun warga Lambhuk yang terlibat dalam klub Gracias Lambhuk. Selain itu, sekretariat klub yang disebutkan di Lambhuk, juga tanpa sepengetahuan pihak desa, baik itu kepala dusun, keuchik serta ketua pemuda. “Kami telah perintahkan untuk menghapus lokasi itu sebagai sekretariat, karena itu ilegal dan tidak ada pemberitahuan ke desa dan dusun. Sejauh ini klub bola Lambhuk hanya PS Lambhuk,” tegas M Khalid yang juga didampingi Rustam A Bakar, kepala dusun di Lambhuk.
Warga Lambhuk berharap agar pihak Gracias segera mengubah nama klub itu, termasuk di formulir pendaftaran, serta identitas di panitia kompetisi Divisi 2 Persiraja. Dengan kata lain, juga menggantikan nama lokasi sekretariat. Karena itu menemarkan nama Desa Lambhuk, yang seakan-akan kini klub bolanya terpecah.
Pada sisi lain, M Khalid mengimbau para donatur di Lambhuk untuk tidak melayani proposal yang mengatasnamakan kepentingan Desa Lambhuk. “Proposal resmi yang boleh dilayani, jika diketahui Keuchik, Ketua Pemuda serta Kepala Dusun. Selain itu abaikan saja,” ujar Khalid.(nur)
Editor : hasyim
Sunday, January 20, 2013
Warga Lambhuk Protes Gracias
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






0 comments:
Post a Comment